Imron, Anggota JAD Pekanbaru Dan Simpatisan ISIS Divonis Empat Tahun Penjara

0 407

INDONESIANMONITOR – Majelis hakim pengadilan negeri Jakarta Barat memvonis terdakwa kasus terorisme, Imron dengan hukuman penjara selama empat tahun dikurangi masa tahanan. Imron adalah salah satu anggota kelompok JAD Pekanbaru yang mendukung gerakan ISIS di Suriah.

Dalam persidangan ini terungkap bahwa berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti dan fakta dalam persidangan majelis hakim sependapat dengan dakwaan JPU. Terdakwa masuk dan terlibat dalam kelompok JAD Pekanbaru, Jambi dan Sumatera Selatan, yang mana kelompok tersebut mendukung gerakan ISIS di Suriah. Terdakwa berkeinginan untuk hijrah ke Suriah.

“Kami menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme,” ujar majelis hakim yang diketuai oleh Achmad Fauzi, SH, MH, dengan hakim anggota, M. Noor, SH, MH, dan hakim anggota, Steerry M. R, SH, MH. Serta, panitera pengganti, Baik Mustika Wati, SH dan Erni Wati, SH, Kamis (20/9/2018).

Majelis hakim menyatakan terdakwa Imron terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindak Pidana Terorisme sebagaimana dalam dakwaan pertama melanggar Pasal 15 jo pasal 7 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

“Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana terorisme. Hal yang meringankan terdakwa adalah engakui terus terang perbuatannya,” ujar majelis hakim.

Atas dasar tersebut, Imron divonis hukuman empat tahun penjara, dikurangi masa penahanan dan membebankan biaya perkara persidangan sebesar Rp 5.000 kepada terdakwa serta mengembalikan barang bukti berupa satu unit handphone kepada terdakwa.

Adapun dalam putusan ini, pihak penasehat hukum terdakwa, Asludin H, SH dan terdakwa telah menerima putusan Majelis Hakim. (**)

- Advertisement -

Leave A Reply

Your email address will not be published.